- Back to Home »
- news »
- sedikit gambaran untuk 8 april-12 april 2013
Posted by : Admin
Minggu, 07 April 2013
Jakarta, 07/04/2013. Pekan
lalu memang merupakan pekan yang sarat dengan data-data ekonomi mulai
dari pengumuman tingkat suku bunga di Inggris maupun Eropa dan yang
paling besar adalah pengumuman tingkat pengangguran di Amerika Serikat. Tingkat
pengangguran Amerika Serikat memperlihatkan perbaikan dari yang
sebelumnya 7.7% turun menjadi 7.6%, tetapi apakah sekarang waktuya
berpesta?
Tingkat pengangguran memang salah satu indikator yang paling penting dan
menjadi acuan perbaikan ekonomi di suatu negara termasuk Amerika
Serikat. Penurunan seperti yang terjadi pekan lalu
seharusnya mengundang selebrasi tersendiri namun ternyata yang terjadi
adalah sebaliknya. Penurunan ke 7.6% ini ternyata
diakibatkan oleh sekitar 500,000 warga Amerika yang berhenti bekerja
atau mencari pekerjaan lain sehingga tidak termasuk dalam hitungan
secara resmi. Keadaan seperti ini tentunya bukan yang diharapkan oleh Federal Reserve. Penurunan
tingkat pengangguran layaknya terjadi oleh karena banyaknya warga yang
mendapatkan pekerjaan, ini adalah indikator yang valid bagi perbaikan
ekonomi. Hal sebaliknya yang terjadi adalah ketika jumlah
penambahan pekerjaan pada data Nonfarm Payroll yang ternyata semakin
turun drastis.
Pada Januari 2013 ada sebanyak 148,000 pekerjaan baru dan diikuti dengan
kenaikan pada bulan Februari 2013 dengan penambahan sebesar 268,000
pekerjaan, namun pada bulan Maret 2013 hanya bertambah sebesar 88,000
pekerjaan. Ini artinya semakin sulit untuk mendapatkan pekerjaan untuk saat ini bagi warga AS.
Walhasil biarpun tingkat pengangguran turun namun dolar AS pun mendapat tekanan pada pekan lalu untuk turun. Index
dolar AS turun dari level tertinggi di 83.500 ke level terendahnya di
angka 82.270 dan pekan lalu diwarnai dengan meroketnya mata uang euro
serta pound apalagi setelah masing-masing negara mempertahankan tingkat
suka bunga yang sama.
Memang data satu bulan yang buruk tidak bisa menjadi acuan begitu saja,
data-data dikedepan penting untuk diperhatikan, namun arah
perkembangannya yang tidak sesuai mulai menimbulkan tanda tanya. Amerika
Serikat sudah mengalami krisis sejak akhir tahun 2007 dan sampai saat
ini perkembangannya masih tersendat, pekerjaan pun sulit untuk didapat
sekarang ini. Banyak perusahaan di AS yang menahan diri untuk menambah jumlah pekerja. Jumlah pekerjaan pada sektor retail telah turun sebesar 24,000 sedangkan pada sektor kantor pos turun sebesar 12,000.
Memang
saat ini Amerika Serikat dengan dolar nya sedang menjadi favorit para
investor dan dengan kenaikan signifikan sejak awal tahun index dolar AS
masih berada di dalam trend naik sampai saat ini.
Namun demikian apakah keadaan ini bisa terus berlangsung? Semakin
buruknya data pekerjaan akan membuat Federal Reserve terus menjalankan
program Quantitative Easing mereka dengan pembelian asset yang akan
membuat dolar AS kembali tertekan. Kita ikuti terus
perkembangan ekonomi dunia, sementara itu berikut adalah data-data
ekonomi yang akan diumumkan pada pekan depan.
Data ekonomi pekan depan:
Market Eropa:
- German Industrial Production.
- French Industrial Production.
- ECB Monthly Bulletin.
- Italian 10-yr Bond,
-
Euro Industrial Production.
- Eurogroup Meeting.
- ECOFIN Meeting.
Market Amerika Serikat:
-
10-yr Bond Auction.
- Federal Budget Balance.
- Import Prices m/m.- Core Retail Sales m/m.
- PPI m/m.
- Retail Sales m/m.
- Core PPI m/m.
-
Pidato Anggota FOMC Evans.
- Crude Oil Inventories.
- Pidato Anggota FOMC Bullard.
-
Unemployment Claim.
- Pidato Chairman FED Bernanke.
- Pidato Anggota FOMC Rosengren.
- Business Inventories.
- Preliminary UOM Consumer Sentiment.
Market Australia:
- ANZ Job Advertisement.
- NAB Business Confidence.
- Wespac Consumer Sentiment.
- MI Inflation Expectation.
- Employment Change.
-
Unemployment Rate.
Market Inggris:
- BRC Retail Sales Monitor y/y.
- RICS House Price Balance.
-
Manufacturing Production m/m.
- Trade Balance.
- NIESR GD Estimate.
- Pidato Anggota MPC Tucker.
EURUSD
EURUSD
pada pekan lalu ditutup dengan kenaikan yang signifikan dari harga low
di angka 1.2745 dan melambung tinggi dengan mencapai harga tertinggi
pada angka 1.3038. Kenaikan 293 poin pada pekan lalu ini diakibatkan penetapan suku bunga yang tetap sama pada 0.75%. Sebelumnya
para analis berspekulasi akan adanya pemotongan suku bunga yang masih
terbuka sampai ke level 0.5% namun demikian ternyata level 0.75% tetap
dipertahankan.
Dalam pidatonya presiden ECB Mario Draghi sempat mengutarakan resiko
pelemahan euro lebih lanjut serta komitmen ECB untuk bertindak lebih
jauh jika pelemhana tersebut terjadi. Namun demikian,
pidato Mario Draghi kali ini dinilai investor tidak menunjukan kejelasan
konkrit langkah apa yang akan diambil sehingga menyebabkan EURUSD
kembali naik. Pada penutupan trading hari Jumat lalu,
EURUSD kembali meroket, kali ini disebabkan oleh data ekonomi Nonfarm
Payroll yang mengecewakan dari Amerika Serikat. Euro berhasil membanting dolar AS, yen maupun pound dengan kenaikan yang signifikan.
Posisi kami bagi EURUSD untuk pekan depan adalah Netral.
Setelah kenaikan 293 poin pekan lalu EURUSD berpotensi untuk melakukan
reversal namun demikian ada tingkat-tingkat resistance mingguan yang
wajib ditembus terlebih dahulu. Resistance
terdekat yang wajib dilalui adalah kisaran harga 1.3050 - 1.3070, jika
EURUSD mampu menembus maka EURUSD berpotensi untuk rally ke kisaran
harga 1.3160 - 1.3170. Secara
teknikal EURUSD masih di dalam trendline dan sentimen bearish dan jika
gagal menembus level-level resistance ada potensi untuk para seller
kembali meramaikan pasar euro. Sementara itu koreksi
kebawah juga berpotensi untuk terjadi setelah kenaikan panjang pekan
lalu, level support akan ada di 1.3000 dan setelah itu akan ada support
pada harga 1.2930.
XAUUSD
Performa Gold pada pekan lalu masih cukup mengecewakan. XAUUSD
hanya sempat mencapai harga tertinggi pada angka $1603.80 dan para
trader bullish harus menelan pil pahit ketika Gold jatuh ke harga
$1539.90 pada pertengahan pekan lalu. Lemahnya minat terhadap Gold yang disertai dengan profit taking menjadi alasan para investor melepas posisi Gold mereka. XAUUSD
baru kembali menggeliat setelah data Nonfarm Payroll muncul
mengecewakan dimana XAUUSD meroket secara tiba-tiba dan ditutup pada
level harga 1578.60.
Posisi kami untuk Gold adalah Bearish. XAUUSD masih di dalam trendline mingguan dan bulanan yang melemah.
Acuan resistance pada harga $1600.00 harus mampu dilalui dan tetap berada diatas level tersebut untuk reversal menjadi bullish. Potensi
reversal tetap terbuka jika momentum buruknya data NFP terus
mempengaruhi minat beli Gold oleh para investor tetapi jika tidak, maka
harga diskon akan kembali tersedia bagi Gold. Rekomendasi
kami adalah bersabar untuk menemukan harga diskon yang baik untuk posisi
buy dan siapkan ketahanan yang cukup bagi pergerakan XAUUSD yang
bergejolak. Untuk support dibawah masih akan ada pada harga $1522.00 yang belum mampu dilalui bulan Desember 2012.
GBPUSD
GBPUSD kembali berjaya setelah naik dari level terendahnya pekan lalu di
harga 1.5033 dan mencapai level tertinggi pada harga 1.5363. Kenaikan
ini mulai terjadi ketika Bank of England kembali menetapkan suku bunga
0.5% untuk tetap sama dan tidak adanya pengumuman akan adanya stimulus
baru memberikan nafas segar bagi pound untuk melaju keatas. Tambahan
tenaga juga didapat dari buruknya performa NFP dari AS yang ikut
menerbangkan GBPUSD sampai kepada level resistance mingguannya.
Posisi kami bagi GBPUSD bagi pekan depan adalah Netral. Kami akan melihat lebih jauh komitmen GBPUSD untuk melanjutkan kenaikannya pada pekan depan. Saat ini GBPUSD sudah naik cukup jauh sehingga potensi koreksi akan terjadi.
Penting bagi GBPUSD untuk bergerak konsisten diatas 1.5320 dan menembus 1.5362 untuk menjadi bullish. Jika
pekan depan mampu membawa pound menembus level resistance tersebut maka
potensi rally keatas bisa sampai ke level harga 1.5525 - 1.5530.
AUDUSD
AUDUSD kembali gagal naik lebih tinggi. AUDUSD
hanya berhasil mencapai level tertinggi yang sama persis seperti pekan
lalu yaitu pada harga 1.0496 dan harus menelan pil pahit ambruk sampai
ke level terendah pada harga 1.0354. Kendati Aussie menjadi andalan para investor ditengah buruknya performa mata uang lain, namun pekan ini berbeda ceritanya.
Aksi profit taking mampu menghempaskan aussie seiring dengan membaiknya performa mata uang lainnya serta performa emas. Data buruk NFP tidak mampu membawa AUDUSD kembali naik.
Posisi kami bagi AUDUSD adalah Netral bagi pekan depan. Penurunan AUDUSD ini masih terlihat di dalam koridor koreksi. Level support yang menahan masih harus dilalui untuk kembali turun. Penting untuk AUDUSD melampaui 1.0355 dan terus berada di bawah level tersebut untuk reversal menjadi bearish. Secara
teknikal, AUDUSD masih bisa kembali naik untuk mencobai level
resistance 1.0500 yang masih gagal ditembus selama 2 pekan lalu. Pekan depan AUDUSD akan disibukan pada hari kamis dengan data-data pekerjaan dan tingkat pengangguran.