- Back to Home »
- news »
- Program Kebijakan Moneter Bank Of Japan Mendapat Dukungan
EUR/JPY saat ini masih bergerak naik dimana harga terakhir terlihat
di angka 129.68 terkait melemahnya Yen saat indeks Nikkei dibuka di
tinggi baru 5 tahun diatas 13700.
Pasangan mata uang tersebut
masih dibawah penutupan mingguan sebelumnya hari Jumat, sebagian besar
dikarenakan melemahnya Euro, tetapi berhasil memulihkan diri dari
rendahnya mingguan kemarin di angka 127.90.
Seperti dilansir
monexnews, Selasa (23/4/2013) Organization for Economic Cooperation and
Development (OECD) menyatakan dukungannya terhadap program pelonggaran
terbaru Bank of Japan, sembari mengatakan bahwa kebijakan tersebut akan
membantu mendongkrak pertumbuhan dan tidak bertujuan memperlemah Yen.
Sebelumnya kebijakan pelonggaran yang diluncurkan BoJ dikhawatirkan
dapat menuai kritik dari beberapa mitra dagang utama Jepang, yang
mungkin beranggapan jika efek pelemahan Yen akan memberikan eksportir
Jepang keunggulan kompetitif. Namun sejauh ini kebijakan moneter Jepang
masih terhindar dari kritikan, termasuk dalam pertemuan G20 yang
berlangsung pekan lalu.
Kendati demikian, OECD memperkirakan jika pelonggaran agresif BoJ
mungkin belum akan cukup untuk mencapai target inflasi 2% dalam 2 tahun.
Kelompok ini juga menghimbau BoJ untuk mempertahankan kebijakan
ekspansif lebih lama, setidaknya sampai inflasi mampu bertahan dengan
stabil.
Inflasi Jepang diperkirakan akan tumbuh 1,8% pada tahun 2014, sebagai
dampak dari kenaikan pajak penjualan pada bulan April tahun depan
menjadi 8% dari sebelumnya 5%.
Jepang sendiri diperkirakan hanya
akan mencatat kenaikan inflasi sebanyak 0,5% pada 3 bulan terakhir
tahun 2014. Dan sebagai bagian dari upaya untuk mengendalikan
pengeluaran, pemerintah Jepang berencana untuk menggandakan pajak
penjualan menjadi 10% melalui 2 tahap pada tahun 2015.
Pada lain sisi, selain kebijakan pelonggaran dari BoJ, OECD
berpendapat jika kebijakan pro-pertumbuhan pemerintah juga berpotensi
mendorong tingkat hutang Jepang yang sudah sangat besar.