- Back to Home »
- news »
- Risalah The Fed Bocor, Obama Lakukan Pemangkasan
Bocornya risalah pertemuan 19 anggota komite bank sentral Amerika
yang menentukan kebijakan moneter, dikhawatirkan berpengaruh terhadap
pasar keuangan. Pentingkah risalah itu?
Seperti dilansir plasadana, Kamis (11/4/2013) Notulen rapat
19 anggota komite itu, terutama berisi tentang rencana kebijakan moneter
yang bakal dikeluarkan bank sentral Amerika, Federal Reserve (The Fed).
Selain itu, rapat rutin yang digelar hanya 8 kali setahun tersebut,
juga membicarakan proyeksi makro ekonomi Amerika.
Memang belum ada kebijakan yang diputuskan, sehingga tercatat dalam
risalah. Namun, di situ jelas tampil secara rinci tentang konsensus para
pejabat The Fed terkait isu-isu penting. Misalnya, kapan jadwal The Fed
membeli surat utang, sebagai bagian dari kebijakan pelonggaran moneter.
Informasi penting dari internal The Fed ini bisa mempengaruhi perdagangan di bursa saham, surat utang, serta valuta asing.
Gambaran paling jelas bisa dilihat pada pengumuman resmi hasil
pertemuan 19 anggota komite di The Fed sebelumnya. Pada pengumuman
Februari lalu misalnya, dampaknya langsung terasa pada penjualan surat
utang, sehingga imbal hasilnya (yield) langsung melonjak. Tertinggi
sejak Mei 2012.
Kemudian bulan sebelumnya, yaitu Januari. Terkait pengumuman sejenis
yang disampaikan ke publik, bursa saham terkena imbasnya. Indeks anjlok
hingga ke posisi terburuknya dalam tiga bulan terakhir.
Sementara analisadaily,
Jumat (12/3/2013), melaporkan Hanya beberapa jam setelah mengusulkan
anggaran yang akan menggantikan pemangkasan belanja secara otomatis
(sequestration) berdasarkan undang-undang, Presiden AS Barack Obama
segera memberlakukan pemangkasan $109 miliar berikutnya dalam anggaran
belanja militer dan program domestik untuk tahun mulai 1 Oktober.
Gedung Putih mengumumkan, Obama menandatangani perintah sequester
tersebut, yang mengatur total pengeluaran discreationary (yang
penggunaannya terserah kepada pemerintah) untuk tahun fiskal 2014
dikurangi dengan $91 miliar terhadap total $967 miliar - level terendah
sejak 2004.
Menurut undang-undang, Obama harus menandatangani perintah itu
setelah menyampaikan permintaan anggarannya kepada Kongres. Komisi
anggaran di DPR dan di Senat mengadakan acara dengar pendapat pekan ini
tentang bagaimana membagi kue dana discreationary yang menciut tersebut
untuk berbagai program mulai dari pendidikan sampai ke pembangunan
persenjataan hingga taman-taman nasional.
Sedikit sekali dilakukannya usaha menghentikan pengurangan awal $85
miliar yang berlaku efektif 1 Maret lalu dan mengancam terpaksa
dirumahkannya untuk sementara ratusan ribu pegawai negeri dan karyawan
kontraktor pertahanan.
Jika tetap dilaksanakan, sequester akan memaksa dilakukannya
pengurangan belanja sekitar $1,1 triliun lagi secara keseluruhan selama
satu dasawarsa.
Anggaran Republikan, yang dirancang oleh anggota dewan Paul Ryan dan
disahkan DPR bulan lalu, tetap mempertahankan simpanan sequester, dan
serupa halnya untuk batas pengeluaran $967 miliar yang kini
diperintahkan oleh Obama untuk tahun fiskal 2014.