Popular Post

Posted by : Admin Senin, 01 April 2013

Jakarta, Strategydesk - Euro masih terpuruk dekat level terendah dalam empat bulan terakhir karena kekhawatiran program bailout Siprus akan berdampak buruk. Selain itu, ketidakpastian politik di Italia menambah kondisi bearish.
Di akhir pekan, bank sentral Siprus memastikan deposan besar, yang punya simpanan di atas 100.000 euro, di Bank of Cyprus, terbesar di negara itu akan kehilangan 60% simpanannya. Prosentase itu di atas rencana sebelumnya 30-40%. Ini merupakan bagian dari kesepakatan bailout antara Siprus dengan Uni Eropa. Bank mulai dibuka kembali setelah ditutup selama hampir dua minggu. Untuk saat ini kondisi masih tenang, tapi dengan adanya aturan pemotongan simpanan, sulit dipastikan gejolak sudah berakhir.
Memang, pemotongan simpanan itu belum tentu diterapkan di negara zona euro lain, atau skema bailout Siprus bakal dijadikan model penyelamatan lainnya. Tapi ada kecemasan aturan itu bisa memicu perpindahan simpanan atau peralihan modal dari negara lemah ke negara yang dianggap masih aman, seperti Jerman. Selain itu, pasar tetap melihat adanya risiko di blok mata uang itu, mengingat kondisi ekonomi yang masih resesi di tengah program penghematan. Tanpa ada pertumbuhan, sulit kawasan itu keluar dari masalah ekonomi.
Belum lagi masalah politik di Italia, yang belum terbentuk pemerintahan. Di Roma Presiden Giorgio Napolitano memanggil 10 “orang bijak” untuk mencari solusi yang dapat diterima oleh semua partai dalam rangka mengakhiri kebuntuan politik. Tapi masih diragukan langkah itu bisa mengatasi perbedaaan di antara partai.
Euro diperdagangkan di $1,2781, setelah sempat ke low di $1,2769. Euro menyentuh level terendah dalam empat bulan di $1,2749 minggu lalu. Setelah menyentuh level tertinggi dalam 14 bulan terakhir di $1,3711 pada Februari, euro terus jatuh dengan bottomnya di 4 month low itu. Kegagalan bertahan di $1,27, euro terancam ke 61,8% retracement dari penguatan Juli 2012-Februari 2013 di $1,2680. Bahkan ada analis yang menyebut euro bisa jatuh sampai $1,25. Terhadap yen, euro berada di 120,00.
Banyak pasar yang ditutup karena libur Paskah. Sebagian pasar di Asia dan Eropa masih ditutup. Hal ini membuat pergerakan mata uang cenderung terbatas. Pergerakan mungkin bisa aktif lagi dalam perdagangan di AS nanti malam. Tidak ada data terjadwal di Eropa hari ini, di AS pun juga tidak banyak, hanya Indeks PMI manufaktur, ISM manufaktur dan consctruction spending.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -