Popular Post

Posted by : Admin Rabu, 17 April 2013

Jakarta, Strategydesk - Dollar dan yen jatuh di tengah membaiknya sentimen pasar setelah reli karena aksi jual panik di saham dan komoditas mendorong permintaan safe haven.
Indeks dollar, yang mengukur pergerakan mata uang AS itu terhadap major currencies, berada ke 81,93, setelah turun ke 81,73, terendah sejak Februari. Dollar jatuh setelah saham naik lagi di tengah aksi bargain hunting. Rebound-nya saham itu, yang terangkat oleh aksi bargain hunting, menjadi pertanda perubahan sentimen yang sempat tertekan karena kejatuhan harga komoditas dan bom di Boston.
Wall Street berakhir positif, dengan indeks Dow Jones naik 1% setelah harga emas naik lagi dan kinerja keuangan cemerlang dari beberapa perusahaan terkemuka seperti Coca-Cola dan Johnson & Johnson, dan Goldman Sachs.  Ditambah dengan data perumahan yang mengesankan, housing start tumbuh 7,0%.
Dollar melemah atas semua rival utama kecuali yen. Terhadap franc, dollar diperdagangkan di 0,9230, setelah jatuh sampai ke 0,9207, terendah sejak Februari. Atas mata uang Jepang itu, dollar berada di 98,21, naik dari 97,74 penutupan dini hari di New York. Kelanjutan tren penguatan dollar atas yen baru bisa dikonfirmasi bila berhasil menembus peak 99,93 yang  dicatat minggu lalu. Untuk jangka pendek, target terdekat adalah level psikologis 99.
Para pengamat masih melihat stimulus moneter BOJ akan mendorong carry trade, yang dapat terus melemahkan yen. Namun pergerakannya diperkirakan terhambat menjelang pertemun G-20 besok. Ada spekulasi forum itu akan digunakan untuk mengkritik Jepang atas kebijakan moneternya. Tapi bila Jepang lolos dari kritikan, tren pelemahan yen bisa berlanjut.
Euro berhasil rebound berkat membaiknya sentimen pasar. Padahal data sentimen investor Jerman buruk.  Indeks sentimen investor ZEW turun ke 36,3 di April dari 48,5 di Maret. Berita positif datang dari hasil lelang obligasi Spanyol, yang berhasil mengumpulkan 5,07 miliar euro, sesuai target. Euro juga terangkat oleh pidato Presiden ECB Mario Draghi yang tidak menyebut peluang memangkas suku bunga. Euro diperdagangkan di $1,3177, dengan sempat menyentuh $1,3187. Target selanjutnya adalah level $1,32.
Tidak ada even penting di Eropa hari ini. Even terjadwal di AS antara lain laporan ekonomi the Fed Beige Book dan laporan keuangan Bank of America. Beige Book akan menyorot performa ekonomi di 12 distrik the Fed.


Sumber Berita: Nanang Wahyudin-strategydesk.co.id

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -