Popular Post

Posted by : Admin Minggu, 07 April 2013

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengawali pembicaraan pada rapat Kamis lalu bahwa ECB akan segera menurunkan suku bunga bulan depan. Ia menyatakan bahwa bank siap untuk bertindak untuk menaklukkan resesi ekonomi zona euro.
Pada konferensi pers setelah ECB mempertahankan suku bunga tetap pada rekor rendah 0,75 persen atau merupakan tingkat tertinggi di antara bank-bank sentral utama dunia, Draghi mengemukakan bahwa topik diskusi pada pertemuan bulanan telah meluas dan konsensusnya yakni mencegah tingkat kemerosotan ekonomi.
Namun, ia menambahkan, ECB sedang mempelajari iklim ekonomi dengan lebih mendalam sebab tidak ada kepastian ekonomi pada zona euro. ' Dalam beberapa pekan mendatang, kami akan memantau sangat teliti semua informasi yang masuk tentang perkembangan ekonomi dan moneter, kami juga akan menilai dampaknya pada prospek dan stabilitas harga,' kata Draghi.
Draghi juga membuka jalan bagi ECB guna menerapkan langkah-langkah non standar terbaru selain cara klasik, seperti pembelian obligasi pemerintah atau operasi pendanaan berupa pinjaman 3 tahun yang ditawarkan bank lebih dari setahun yang lalu.
' Kami sedang mempertimbangkan baik ukuran standar dan non-standarnya , kami sedang memusatkan perhatian terhadap tindakan-tindakan non-standar, ' katanya. Obligasi pemerintah Jerman dan masa depan suku bunga zona euro akan diperbarui, dimana pelaku pasar berspekulasi bahwa Draghi segera menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.
'Singkatnya, penurunan suku bunga atau tambahan langkah-langkah non-standar tidak dapat dikesampingkan pada bulan Mei,” kata Annalisa Piazza, seorang trader. ECB diberi mandat untuk menetapkan inflasi di bawah 2 persen. Pada bulan Maret, turun menjadi 1,7 persen.
Draghi mengatakan inflasi bergerak turun, jauh di bawah 2 persen. Sebuah survei yang dirilis sebelumnya pada hari Kamis menunjukkan penurunan ekonomi zona euro di bulan Maret, ditandai dengan lesunya aktivitas bisnis Prancis yang bahkan melampaui kemerosotan di Spanyol dan Italia.
' Kegiatan ekonomi yang lemah telah tertular hingga ke awal tahun ini dan pemulihan bertahap diproyeksikan akan terjadi pada paruh kedua tahun ini, yang juga masih memiliki risiko downside, kata Draghi. Demikin analisadaily melaporkan.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -