Popular Post

Posted by : Admin Rabu, 10 April 2013

Jakarta, Strategydesk - Euro melanjutkan penguatannya, menyentuh level tertinggi dalam tiga minggu terakhir, di tengah berkurangnya kekhawatiran soal Portugal, meski ada data Jerman yang buruk.
Euro  berhasil reli karena adanya laporan Irlandia dan Portugal perlu diberikan tambahan tujuh tahun untuk membayar utang bailout-nya.  Dalam rekomendasi yang dibuat internal troika (IMF, Uni Eropa dan ECB), kedua negara layak diberikan perpanjangan waktu untuk mengurangi beban finansial dalam mengurangi defisit.
Rencana ini, bila diterima, akan membantu Irlandia segera kembali ke pasar dan Portugal memotong anggaran lagi sesuai tuntutan bailout. Rekomendasi ini akan disampaikan ke para menteri keuangan Uni Eropa yang akan bertemu di Dublin Jumat dan Sabtu. Tapi karena pertemuan itu bersifat informal, keputusan resmi baru datang bulan depan.
Faktor lain yang mengangkat euro adalah harapan aset Eropa bakal menjadi pilihan menyusul stimulus moneter Jepang yang amat besar. Para analis mengatakan banjir likuiditas yen itu, muncul harapan sebagian akan digunakan oleh investor Jepang untuk membeli aset ber-yield tinggi di luar negeri. Hal ini memicu spekulasi aset Eropa jual bakal diincar.
Euro tetap menguat meski data Jerman menunjukkan ekspor dan impot merosot di Februari, menambah kekhawatiran akan prospek ekonomi terbesar Eropa itu. Ekspor Jerman turun 1,5% dan impor anjlok 3,8%. Selain itu, lembaga rating Moody’s Investor Service menegaskan outlook negatif pada peringkat kredit Spanyol, dengan alasan kesulitan mencapai target defisit.
Euro diperdagangkan di $1,3087, menguji level $1,3100. Bila melihat pergerakan harga, euro  sedang melakukan penyesuaian, atau dalam fase koreksi, setelah jatuh ke level terendah dalam empat bulan terakhir minggu lalu. Posisi euro saat ini sedang menuju 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-4 April di $1,3108. Namun, untuk bisa ke 50% di $1,3223, euro harus ditutup di atas $1,3184 dulu. Terhadap yen, euro stabil di 129,48, masih berusaha mendekati 130.
Tidak ada data Eropa terjadwal hari ini, namun pasar menantikan FOMC Minutes. Pasar ingin mengetahui pandangan para anggota terkait ekonomi AS dan kebijakan moneter, termasuk stimulus atau program pembelian aset yang sedang berjalan. Meski the Fed sudah menyatakan program pembelian aset $85 per bulan terus dilakukan sampai tingkat pengangguran turun ke 6,5%, pasar ingin melihat apakah ada pembahasan soal mempersingkat waktu atau mengurangi jumlahnya.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -