- Back to Home »
- news »
- Euro Uji $1,31, Fed Minutes Dinanti
Jakarta, Strategydesk - Euro melanjutkan penguatannya, menyentuh level
tertinggi dalam tiga minggu terakhir, di tengah berkurangnya
kekhawatiran soal Portugal, meski ada data Jerman yang buruk.
Euro
berhasil reli karena adanya laporan Irlandia dan Portugal perlu
diberikan tambahan tujuh tahun untuk membayar utang bailout-nya. Dalam
rekomendasi yang dibuat internal troika (IMF, Uni Eropa dan ECB), kedua
negara layak diberikan perpanjangan waktu untuk mengurangi beban
finansial dalam mengurangi defisit.
Rencana ini, bila diterima, akan
membantu Irlandia segera kembali ke pasar dan Portugal memotong
anggaran lagi sesuai tuntutan bailout. Rekomendasi ini akan disampaikan
ke para menteri keuangan Uni Eropa yang akan bertemu di Dublin Jumat dan
Sabtu. Tapi karena pertemuan itu bersifat informal, keputusan resmi
baru datang bulan depan.
Faktor lain yang mengangkat euro adalah
harapan aset Eropa bakal menjadi pilihan menyusul stimulus moneter
Jepang yang amat besar. Para analis mengatakan banjir likuiditas yen
itu, muncul harapan sebagian akan digunakan oleh investor Jepang untuk
membeli aset ber-yield tinggi di luar negeri. Hal ini memicu spekulasi
aset Eropa jual bakal diincar.
Euro tetap menguat meski data Jerman
menunjukkan ekspor dan impot merosot di Februari, menambah kekhawatiran
akan prospek ekonomi terbesar Eropa itu. Ekspor Jerman turun 1,5% dan
impor anjlok 3,8%. Selain itu, lembaga rating Moody’s Investor Service
menegaskan outlook negatif pada peringkat kredit Spanyol, dengan alasan
kesulitan mencapai target defisit.
Euro diperdagangkan di $1,3087,
menguji level $1,3100. Bila melihat pergerakan harga, euro sedang
melakukan penyesuaian, atau dalam fase koreksi, setelah jatuh ke level
terendah dalam empat bulan terakhir minggu lalu. Posisi euro saat ini
sedang menuju 38,2% retracement kejatuhan 1 Februari-4 April di $1,3108.
Namun, untuk bisa ke 50% di $1,3223, euro harus ditutup di atas $1,3184
dulu. Terhadap yen, euro stabil di 129,48, masih berusaha mendekati
130.
Tidak ada data Eropa terjadwal hari ini, namun pasar menantikan
FOMC Minutes. Pasar ingin mengetahui pandangan para anggota terkait
ekonomi AS dan kebijakan moneter, termasuk stimulus atau program
pembelian aset yang sedang berjalan. Meski the Fed sudah menyatakan
program pembelian aset $85 per bulan terus dilakukan sampai tingkat
pengangguran turun ke 6,5%, pasar ingin melihat apakah ada pembahasan
soal mempersingkat waktu atau mengurangi jumlahnya.