- Back to Home »
- news »
- Letta menghadapi tekanan untuk menentang aturan Uni Eropa
Posted by : Admin
Selasa, 30 April 2013
Financeroll~Perdana Menteri Italia Enrico Letta menuju Berlin untuk mempresentasikan rencana pertumbuhan ekonomi pada pertemuan dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.
Program yang akan dibahas seputar pemotongan pajak untuk bisnis, konsumen dan pemilik rumah pada mosi
tidak percaya di parlemen Italia kemarin dan mengumpulkan persetujuan
investor obligasi, yang mendorong imbal hasil 10-tahun pemerintah ke
level terendah dalam duasetengah tahun. Merkel dan Letta akan mengadakan konferensi pers pukul 6 sore dan dilanjutkan pembicaraan saat makan malam.
Investor dan para pemimpin Eropa melihat pemerintahan Italia yang baru ketika Letta, memberikan pidato pengantar kepada Parlemen seputar program, kompromi antara tiga pihak yang mendukung pemerintah, termasuk jaminan tentang komitmen Italia untuk kekakuan anggaran Letta tidak memiliki rincian untuk mendanai pengurangan pajaknya.
“Sudah jelas bahwa pemerintah memiliki tindakan penyeimbangan yang sulit untuk dilakukan,” kata Riccardo Barbieri, kepala ekonom Eropa di Mizuho International Plc. Untuk
melakukan semua hal Letta mengatakan “tanpa merusak kenaikan pajak, dia
harus memotong pengeluaran pemerintah,” kata Barbieri, mengacu pada
tunjangan yang diberikan kepada politisi dan pegawai pemerintah senior.
Imbal hasil obligasi 10-tahun Italia turun 15 basis poin menjadi 3,91 persen kemarin saat pelantikan Letta pada 28 April mengakhiri kebuntuan politik yang ditinggalkan oleh pemilu yang tak meyakinkan pada bulan Februari. Indeks acuan FTSE MIB Index melonjak 2,2 persen.
Italia sedang berjuang menghadapi tahun kedua resesi dan menanggung beban utang setelah Yunani. Letta,
yang muncul sebagai pemimpin di Parlemen minggu lalu, mengambil alih
Mario Monti, yang dipandu Italia melalui krisis utang Eropa dengan
menaikkan pajak dan dorongan Merkel dalam mendukung aksi kolektif di Uni
Eropa.
“Di
Eropa dan internasional, Italia akan menemukan strategi untuk mendorong
pertumbuhan tanpa mengorbankan proses yang diperlukan restrukturisasi
keuangan publik,” kata Letta.
Monti yang didukung kampanye Merkel dalam penghematan di Eropa dengan membuat pengurangan defisit pada fokus kebijakannya. Sementara Letta melayani dalam menghadapi tekanan untuk menantang aturan Uni Eropa dan pencabutan penghematan sebagai resesi yang memperpuruk Italia.