- Back to Home »
- news »
- Ternyata, Tidak Semua Sepakat Dengan Tingkat Suku Bunga ECB
Akhirnya Tingkat suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) dipangkas untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir .
Bank
Sentral berjanji untuk menyediakan sebanyak mungkin likuiditas ke
bank-bank zona euro baik tahun depan untuk membantu perusahaan kecil
mendapatkan akses pinjaman dan melawan inflasi.
ECB menurunkan suku bunga utamanya seperempat poin persentase ke
rekor rendah yakni 0,50 persen yang dimaksudkan untuk merespon penurunan
inflasi kawasan euro yang jauh di bawah tingkat target.
ECB
berniat untuk membebaskan ekonomi dengan melawan tajamnya penurunan
inflasi. Sementara data ekonomi yang memburuk selama beberapa minggu
terakhir sejak Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bank siap berdiri
untuk bertindak apabila diperlukan untuk meningkatkan prospek
pertumbuhan.
Pengangguran yang mencapai rekor tertinggi pada bulan april, dan
inflasi yang mengalami penurunan bulanan terbesar dalam lebih dari
empat tahun, menjadi 1,2 persen, jauh di bawah target bank dari 2
persen.
Sehingga angka-angka itu menyulutkan perlunya
dilakukan pemotongan suku bunga. Pasar tengah menunggu Draghi untuk
melakukan konferensi pers untuk mengetahu detil tentang langkah-langkah
yang akan dilakukan oleh ECB sekaligus untuk mengetahui apakah ada
langlah tambahan non konvesional yang diprogramkan ECB.
Dampak ekonomi sehubungan dengan dipangkasnya suku bunga tersebut
juga masih menjadi pertanyaan, dan tidak semua orang sepakat akan adanya
penurunan tingkat suku bunga.
Kanselir Angela Merkel sebelumnya
mengungkapkan bahwa kenaikan suku bunga sebaiknya diberlakukan hanya
untuk Jerman saja, bukan untuk seluruh kawasan Uni Eropa.