Popular Post

Posted by : Unknown Senin, 27 Mei 2013

AUDUSD
  masih terus tergerus sentimen bearish selama tiga pekan berturut turut.  Jika kita ingat tiga pekan lalu AUDUSD masih berada di area 1.0300 namun saat ini sudah jauh jatuh menyentuh harga terendah pada angka 0.9592.   AUDUSD sempat menunjukan pemulihan yang kelihatannya dapat membalikan keadaan pada hari kamis lalu.  Namun ternyata dengan cepat juga AUDUSD kembali turun pada hari Jumat.  Selain melanjutkan bear nya secara teknikal, AUD juga terbebani dengan memburuknya manufaktur partner dagang terbesarnya, China.  Indeks Manufaktur China turun dibawah angka 50 ke level 49.6 setelah sebelumnya di prediksi akan meningkat sebesar 50.5.  Penurunan terendah dalam 7 bulan terakhir ini menambah kekhawatiran akan melemahnya ekspor Australia yang menjadi andalan perekonomian Australia.  Dari segi sentiment konsumer Australia juga cukup mengecewakan dimana untuk pertama kalinya sejak 2012 indeks indeks ini bergerak dibawah level 100 mencapai level 97.6 pada bulan Mei ini.  Ini menandakan semakin pesimisnya konsumen Australia melihat keadaan perekonomian saat ini.  Namun demikian kali ini ada yang unik terhadap pergerakan AUDUSD.  Apakah dengan keadaan ini AUDUSD dapat melakukan rebound kenaikannya? 

Ada hal yang unik yang kami perhatikan terjadi saat ini pada AUDUSD.  Pada tahun 2012, AUDUSD pun mengalami penurunan yang sama dasyatnya selama berminggu-minggu pada pertengahan tahun dimana pada tanggal 01 Juni, pair AUDUSD menyentuh level terendahnya pada harga 0.9579.  Namun demikian setelah kelihatannya akan terus kembali tergerus kebawah, AUDUSD ternyata secara mengejutkan beberapa hari kemudian AUDUSD melakukan rebound keatas.  Perjalanan koreksi AUDUSD ternyata disambut baik oleh pihak investor dan trader yang akhirnya menjadikan rally buy panjang selama 10 minggu berturut-turut sebelum akhirnya AUDUSD melakukan koreksi kebawah.  Hasilnya, AUDUSD mencapai ke level tertinggi pada harga 1.0612 pada tahun tersebut.  Jika kita perhatikan pada chart maka yang terjadi saat ini mirip dengan tahun 2012.  Menjelang Juni 2013, AUDUSD selama berminggu-minggu turun dan pada pekan lalu mencapai titik terendahnya pada angka 0.9592, hanya kurang 13 poin dari titik terendah tahun 2012. 
Saat ini AUDUSD ada di persimpangan jalan antara melanjutkan penurunannya atau melakukan rebound.  Namun dapat dilihat bahwa secara historis AUDUSD mempunyai kejadian yang sama yang patut untuk menjadi perhatian.  Apakah kali ini AUDUSD akan juga mengikuti rebound yang terjadi pada tahun 2012?  Kemungkinan itu selalu ada mengingat bahwa banyak pihak senang melakukan buy terhadap AUDUSD dikarenakan perbedaan suku bunga yang dapat menjadikan sumber panghasilan sendiri.  Apa yang penting untuk diperhatikan? Perhatikan pergerakan terhadap harga 0.9579.  Jika tidak mampu menembus secara konsisten, maka potensi rebound akan muncul dan bisa jadi sejarah mengulang kembali seperti rally bullish di tahun 2012.  Namun jika ternyata terjadi penembusan support 0.9579 dan secara konsisten bergerak dibawah harga tersebut, maka AUDUSD akan terus jatuh lebih jauh lagi.  Jika kejatuhan ini berlanjut, maka AUDUSD masih berpotensi untuk dapat mencapai harga 0.9400 - 0.9385 dimana kisaran ini sudah hampir 2 tahun tidak pernah ada.

EURUSD
Setelah terjembab sejak 3 pekan sebelumnya, EURUSD pekan lalu   mulai menunjukan tanda-tanda kenaikan.  Euro berangkat dari level terendahnya pada harga 1.2818 dan sempat mencapai harga tertinggi pada angka 1.2996 setelah data-data ekonomi menunjukan perbaikan pada pekan ini.  Data-data Manufacturing PMI yang datang dari Perancis, Jerman dan zona Euro secara keseluruhan menunjukan pertumbuhan yang sehat yang diikuti dengan data Service PMI dari Zona Euro secara keseluruhan yang juga membaik.  Namun demikian pencapaian pekan lalu masih belum membuat Euro berada diatas angin.  Pada penutupan pasar hari Jumat kemarin EURUSD kembali turun biarpun data Ifo Jerman menunjukan kenaikan, dimana EURUSD akhirnya ditutup pada harga 1.2933.  Secara jangka menengah Euro masih terbebani dengan keinginan ECB untuk kembali melonggarkan kebijakan moneter mereka menurut pejabat ECB, Peter Praet.  ECB tengah terus mengkaji beberapa kemungkinan langkah tahapan berikutnya yang dapat mendorong lebih banyak lagi penyaluran kredit di Zona Euro sebagai langkah untuk menghadapi resiko deflasi.
Posisi kami bagi EURUSD untuk pekan depan adalah Netral.  Kendati mengalami kenaikan pada pekan lalu namun EURUSD masih gagal menembus tingkat resistance penting.  Harga 1.3000 sampai saat ini masih menjadi resistance kuat yang menahan EURUSD masih di dalam koridor bearish secara teknikal.  Kurangnya fundamental pendukung membuat EURUSD cenderung bergerak menuju konsolidasi.  Untuk melanjutkan bullishnya ada beberapa resistance yang harus dilalui.  Resistance petama adalah 1.3000 yang jika berhasil ditembus akan segera menemui resistance kuat pada kisaran harga 1.3035 - 1.3050.  Penembusan kuat dan konsisten diatas tingkat-tingkat resistance ini penting dilakukan dengan segera.  Jika gagal maka, EURUSD akan kembali mengikuti teknikal mingguannya yang masih menuju kebawah meneruskan penurunan mingguannya.
GBPUSD
Pound lagi-lagi jatuh untuk pekan ke-3 berturut-turut terhadap mata uang USD.  GBPUSD kembali ambruk dari level tertingginya pada harga 1.5280 dan turun mencapai titik terendahnya pada harga 1.5013.  GBPUSD hampir saja menembus support psikologis di 1.5000 namun pada 2 hari menjelang penutupan pasar melakukan rebound keatas dan ditutup pada harga 1.5125.  Inggris yang baru-baru ini hampir saja masuk kedalam triple dip recession sekarang kembali dihampiri kekhawatiran oleh karena buruknya performa data-data ekonomi yang dilaporkan.  Pekan lalu serentetan data ekonomi dilaporkan memburuk.  Data CPI turun dari 2.8% ke 2.4%, data retail turun dari -0.6% ke -1.3%, data PPI Input turun dari 0.1% ke -2.3%, data RPI turun dari 3.3% ke 2.9%, data CBI Industrial Order turun dari -25 ke -20 dan masih beberapa data ekonomi lainnya yang turun.  Melihat performa yang seperti ini menimbulkan kekhawatiran sendiri bagi investor dan trader yang masih lebih memilih untuk melakukan sell terhadap pound.
Posisi kami bagi GBPUSD bagi pekan depan adalah Bearish.  Momentum bearish masih menyelimuti GBPUSD.  Secara sentimen teknikal yang juga disertai fakta bahwa data-data ekonomi yang dapat menjerumuskan Inggris kepada resesi masih membebani GBPUSD.  Pekan depan relatif sepi data ekonomi yang dapat menjadi katalis untuk membalikan keadaan sehingga secara teknikal maka GBPUSD diperkirakan akan kembali turun.  Untuk saat ini potensi rebound masih dapat mencapai tingkat resistance pada kisaran harga 1.5185 - 1.5200 dan jika gagal melakukan penembusan signifikan yang konsisten maka GBPUSD akan menuju kepada support psikologis pada harga 1.5000.  Penembusan 1.5000 akan kembali memicu sell menuju penurunan lebih besar lagi kebawah.
XAUUSD
XAUUSD dimulai turun pada awal perdagangan pekan lalu mencapai titik terendah pada harga $1338.00 namun kemudian Gold melakukan rebound dan mencapai titik tertinggi pada harga diatas $1400.00 yaitu $1413.50.  Ini adalah kenaikan Gold terbesar dalam satu bulan sebesar 1.5%.  Dengan fakta ini apakah kemudian Gold akan kembali memulai kenaikannya mulai pekan depan?  Apalagi setelah berita dari Federal Reserve yang masih belum memangkas dana bantuan Quantitative Easing 3 yang menurut wacana pertengahan tahun akan dipangkas.  Kami melihat Gold untuk tidak secepat itu akan berbalik arah menjadi bullish.  Dilihat dari pergerakannya secara teknikal, penembusan harga $1400.00 ke harga tertinggi minggu lalu yaitu $1413.50 dapat dilihat hanya terjadi selama 15 menit.  Dimana setelah itu XAUUSD kembali turun dan kahirnya masih ditutup dibawah $1400.00 yaitu pada harga closing $1383.80.  Ini menandakan tidak adanya pendukung bullish yang kuat untuk saat ini ditambah lagi dengan pergerakan XAUUSD yang masih bimbang sepanjang perdagangan membuat XAUUSD masih beresiko untuk kembali turun.
Posisi kami bagi XAUUSD adalah Bearish.  Secara jangka menengah  XAUUSD masih terlihat akan dalam sentimen bearish.  Resistance untuk minggu depan ada pada titik tertinggi XAUUSD pada harga $1413.50 dan setelah itu resistance paling dekat yang akan ditemui yaitu pada harga $1422.00.  Pada tingkat support akan ditemui pada area $1470 dimana XAUUSD terpantau beberapa lama bergerak pada area ini dan beresiko untuk melanjutkan penurunannya ke support pada harga $1353.  Support penting ada pada titik terendah pekan lalu pada harga $1338.00 dimana jika penembusan ini dapat terjadi maka XAUUSD akan turun dan berusaha menembus harga $1421.00


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -