- Back to Home »
- news »
- EUR/USD Incar Area 1,2790
Resesi yang kini dialami oleh kawasan zona-euro tampaknya dapat mendorong ECB untuk menurunkan suku bunga lebih lanjut.
Di
lain pihak, bertambahnya bukti akan pemulihan ekonomi AS membuat
investor khawatir Federal Reserve akan mengurangi program pembelian
obligasi. Fed's Bernanke kemarin mengatakan bank sentral akan mengurangi
jumlah pembelian obligasi jika pemulihan ekonomi berkelanjutan.
FOMC meeting minutes yang baru dirilis juga menunjukan keinginan
sejumlah petinggi bank sentral untuk mengurangi stimulus secepatnya pada
pertemuan Juni.
Peter Praet, anggota dewan moneter ECB, isyaratkan keinginan agar
bank setral Eropa melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut.
"ECB
dapat menggunakan instrumen kebijakan moneter jika diperlukan untuk
memerangi resiko deflasi. Bank sentral tengah mengkaji berbagai
kebijakan yang dapat mendorong penyaluran lebih banyak kredit di
zona-euro," tutur Praet.
Investor kini menantikan serangkaian
data manufaktur, dan jasa dari Perancis, Jerman, dan zona-euro yang akan
dirilis mulai 14.00 WIB hingga 15.00 WIB untuk melihat kondisi ekonomi
zona-euro. Jika data manufaktur dan jasa masih lemah maka ini dapat
meningkatkan ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut dari ECB.
Euro mencatatkan pelemahan tipis di awal sesi Asia seiring berbedanya
outlook kebijakan moneter yang akan diterapkan oleh ECB jika
dibandingkan dengan Fed.
Selama harga diperdagangkan dibawah area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi melemah dengan pelemahan menuju area 1,2790.