Popular Post

Posted by : Admin Minggu, 19 Mei 2013

EURUSD
EURUSD kembali melanjutkan momentum bearishnya setelah USD bergerak menguat sepanjang pekan lalu.  EURUSD berhasil mencapai harga tertinggi pada harga 1.3029, namun setelah penembusan pada level psikologis 1.3000 terjadi, EURUSD terus terjun kebawah untuk membukukan level terendah pekan lalu pada harga 1.2796.  Euro jatuh sebesar -1.17% terhadap USD setelah data-data GDP yang datang dari Perancis, Jerman, Italia serta Euro secara menyeluruh jatuh serentak pada hari Rabu (15/05) lalu.  Tekanan terhadap Euro pun muncul setelah adanya kabar spekulasi bahwa ECB saat ini tengah melakukan diskusi secara intensif guna menjalankan regulasi suku bunga negatif serta implikasinya kepada perekonomian Euro secara menyeluruh.  Keadaan ini tentunya akan membuat investor melepas Euro dan jika terjadi, maka Euro sudah tidak lagi menarik untuk menjadi pilihan investasi.  Pekan depan Euro akan diramaikan dengan beberapa data penting seperti halnya: Manufacturing PMI, Service PMI, Current Account, Gfk German Consumer Climate, German 10yr Bond Auction.  Patut juga untuk diikuti berita seputar EU Economic Summit pada hari Rabu (22/05) serta pidato Presiden ECB Mario Draghi pada hari Jumat (24/05).
Posisi kami bagi EURUSD untuk pekan depan adalah Bearish.  Secara teknikal mingguan EURUSD terlihat sedang melanjutkan perjalanan kebawah dan terlihat dengan turunnya EURUSD dibawah 1.2900 dan bahkan sempat menembus 1.2800 Euro sedang dibawah tekanan serentetan berita-berita negatif yang mengelilingi sejak 2 pekan lalu.  Pemangkasan suku bunga, buruknya data GDP serta spekulasi mengenai kebijakan suku bunga negatif membuat Euro semakin lemah terhadap USD.   Support terdekat akan ada pada harga 1.2800 yang masih belum dapat ditembus secara konsisten.  Jika 1.2800 berhasil ditembus maka akan ada support penting pada kisaran harga 1.2750 - 1.2745 dimana jika support ini berhasil ditembus maka EURUSD akan semakin terperosok menembus support bulanannya.  Namun jika support ini masih bertahan dan Euro mendapat kekuatan positif secara fundamental, maka titik ini pun dapat menjadi titik rebound keatas.
GBPUSD
Pound berakhir terpuruk pada pekan lalu.  Pound gagal mempertahankan momentum bullishnya terhadap USD biarpun pada pekan lalu diwarnai oleh data-data ekonomi yang positif.  Data claimant count Change membaik dari -9.9K menjadi -7.3K yang kemudian diikuti dengan data tingkat pengangguran yang membaik dari sebelumnya 7.9% menjadi 7.8%.  GBPUSD jatuh dari level tertinggi mingguannya pada level 1.5384 dan mencapai angka terendah pada harga 1.5157, penurunan sebesar 227 poin sepanjang pekan kemarin.  Pound masih diselimuti pertanyaan seputar spekulasi apakah Bank of England (BOE) akan kembali menambahkan dana pada program Quantitative Easing (QE) saat ini.  Penting untuk diperhatikan hasil rapat BOE pada pekan depan dimana tidak adanya penambahan pada quantitative easing akan memberikan momentum positif kepada GBPUSD.  Beberapa data ekonomi Inggris yang penting untuk diperhatikan seperti halnya: CPI, Retail Sales, PPI serta estimasi GDP. 
Posisi kami bagi GBPUSD bagi pekan depan adalah Bearish.  Melihat dari pergerakan teknikal maka momentum bearish masih menyelimuti GBPUSD.  Tetap waspada terhadap rebound koreksi yang terjadi setelah penurunan panjang.  Rebound dapat terjadi khususnya pada saat keluarnya hasil rapat Bank of England dan jika resiko penambahan QE semakin berkurang maka akan menguatkan GBPUSD.  Support terdekat saat ini ada pada 1.5150 yang masih belum berhasil ditembus.  Jika berhasil ditembus maka GBPUSD akan berusaha menembus support psikologis pada harga 1.5100 dan jika terus turun kebawah maka GBPUSD akan dihadang oleh support penting yang berada pada kisaran harga 1.5035 - 1.5025.
AUDUSD
AUDUSD kembali dilanda badai bearish pada pekan lalu.  Setelah pekan sebelumnya dollar Aussie jatuh ke level parity terhadap USD maka pekan ini dolar Aussie harus turun dibawah USD seteah sekian lama.  AUDUSD terpantau mencapai level tertinggi pada harga 1.0014 dan terjembab jauh mencapai level terendah pada harga 0.9709, penurunan sebesar 305 poin atau sebesar -2.9% dalam sepekan.  Kekuatan USD pada pekan lalu tidak dapat terbendung oleh dolar Aussie yang secara teknikal pun sudah menembus batas trendline mingguan menuju pada koreksi bulanannya.  Kekuatan USD ditambah dengan adanya kekawatiran bahwa inflasi secara global dapat memberikan imbas negatif kepada permintaan komoditas memberikan tekanan besar terhadap AUDUSD.
Posisi kami bagi AUDUSD adalah Bearish.  Secara teknikal AUDUSD masih menunjukan pergerakan bearish untuk pekan depan, namun tetap waspada adanya koreksi keatas.  Saat ini AUDUSD sudah bergerak dekat dengan support terdekat pada kisaran harga 0.9670 - 0.9660.  Jika support ini berhasil ditembus maka AUDUSD akan meneruskan perjalanannya menuju 0.9600.  Namun jika masih gagal ditembus maka AUDUSD dapat rebound untuk kembali ke area 0.9700 - 0.9800.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -