- Back to Home »
- news »
- Euro Tergelincir Karena Draghi, Aussie Rentan Jelang RBA
Jakarta, Strategydesk – Euro berjuang untuk bangkit hari ini setelah
tergelincir semalam karena pernyataan Presiden ECB Mario Draghi.
Sedangkan aussie rentan menjelang hasil rapat reguler RBA.
Draghi mengatakan pihaknya siap bertindak lagi bila diperlukan,
menegaskan pernyataan minggu lalu. Dalam pidatonya di Roma, Draghi
mengatakan pihaknya akan memantau data terbaru dan siap untuk memangkas
suku bunga lagi, termasuk bunga simpanan, sembari menegaskan kebijakan
moneter akan tetap akomodatif. Pernyataan ini datang setelah ECB
memangkas suku bunga 25 bps ke 0,50% minggu lalu.
Ia menyebut Dewan Gubernur untuk pertama kalinya melihat kemungkinan
bunga simpanan di bawah nol. Namun ia menambahkan semua itu masih perlu
pertimbangan termasuk konsekuensinya. Pernyataan ini hampir sama dengan
minggu lalu, di mana ia menyinggung soal bunga negatif, yang berarti
simpanan bank swasta berbentuk euro di ECB akan terkena biaya.
Pernyataan itu juga menjadi indikasi bahwa data ekonomi zona euro ke
depan akan buruk. Ini juga memberi tekanan ke euro. Sebagai acuan
pergerakan euro, pasar akan mencermati data factory orders Jerman untuk
Maret. Order diperkirakan turun 0,5% per bulan dan 2,9% per tahun. Data
lainnya yang mungkin ditungga adalah output industri Perancis yang
diperkirakan kontraksi 0,3% di bulan yang sama.
Dalam perdagangan di Asia hari ini, euro diperdagangkan di $1,3074,
setelah berada di high $1,3140 kemarin. Nampaknya, untuk saat ini, euro
masih mampu bertahan di kisaran $1,30. Support terdekat ada di $1,3018,
atau Moving Average 55 hari. Terhadap yen, euro melemah 0,1% ke 129,45.
Support terdekat ada di 128,32, atau MA 25.
Sementara itu, aussie melemah 0,6% ke $1,0239 menjelang keputusan RBA.
Meski sebagian besar pengamat memperkirakan RBA akan mempertahankan suku
bunga, Ada juga yang memprediksikan pemangkasan sebesar 25 bps ke
2,75%. Namun kalaupun suku bunga bertahan di 3,0%, pasar ingin melihat
pernyataan Gubernur Glenn Stevens, apakah ia mengisyaratkan peluang
pemangkasan di rapat berikutnya.
Bila rate dipertahankan dan tidak ada indikasi bakal memangkas, aussie
mungkin akan menguji kembali level $1,0300. Support masih di $1,0218,
atau low 23 April. Bila RBA memangkas, aussie akan tertekan namun bisa
naik lagi kalau Stevens tidak menyebut bakal memangkas lagi. Aussie bisa
jatuh ke bawah $1,02 kalau rate dipangkas dan pernyataan Stevens
dovish.