- Back to Home »
- news »
- Pengguran Eropa Berada Pada Rekor Terbaru, ECB Siap Pangkas Suku Bunga ?
Tingkat pengangguran zona euro berada pada rekor baru , sementara
inflasi yang terjadi dikawasan ini menimbulkan depresi ekonomi
sehingga kemungkinan besar Bank Sentral Eropa akan memangkas suku
bunga.
Tingkat inflasi di 17 negara pengguna valuta Euro turun turun
signifikan di bulan April ke titik terendah dalam empat tahun terakhir.
Inflasi anjlok menjadi 1.2% atau jauh di bawah catatan satu bulan
sebelumnya yang sebesar 1.7%.
Di saat yang sama laporan tenaga
kerja bulan Maret memperlihatkan bahwa jumlah pengangguran sudah sampai
pada level memprihatinkan, yakni 12% atau setara 19.2 juta jiwa. Angka
tersebut 1.7 juta orang lebih banyak dibandingkan satu tahun lalu.
Pengangguran
remaja bahkan sudah menembus 24% atau 3.6 juta orang di bawah usia 25
tahun tengah berjuang mencari pekerjaan. Yunani dan Spanyol bahkan
memiliki warga usia muda tanpa pekerjaan terbanyak di Eropa, dengan
rasio pengangguran lebih dari separuh warga remaja.
Pemangkasan
suku bunga sebesar 25 basis poin oleh ECB akan memiliki dampak minimal
pada ekonomi riil, meskipun hal itu akan menjadi berita utama
penurunan pertama sejak Juli 2011.
Sementaraq bersamaa dengan
ini dilaporkan, pejabat Uni Eropa sedang membahas Rancangan
Undang-Undang (RUU) yang akan melindungi deposan kecil jika terjadi
kebangkrutan perbankan, menurut laporan Reuters.
RUU tersebut
akan membuat deposan sebagai korban terakhir yang harus ikut
berkontribusi jika suatu bank memerlukan penyuntikan modal. Deposan yang
nilai tabungannya kurang dari €100.000 akan dilindungi; namun deposan
yang nilai tabungannya melebihi jumlah tersebut masih mungkin akan
diminta turut berkontribusi.
Uni Eropa sepertinya ingin menghindari kasus Cyprus yang sempat
membuat panik sektor keuangan setelah sempat mewajibkan semua deposan
untuk turut berkontribusi atas rekapitalisasi sektor perbankan. RUU
tersebut juga dapat isyaratkan deposan akan menjadi salah satu
kontibutor jika krisis perbankan menimpa anggota zona-euro lainnya.
Dengan melindungi deposan kecil, Eropa sepertinya ingin menghindari
ambruknya sistem perbankan jika krisis memburuk. RUU ini diharapkan bisa
difinalisasi sebelum serikat perbankan Uni Eropa diaktifkan pada awal
tahun 2015.