Popular Post

Posted by : Admin Jumat, 03 Mei 2013

Sterling  diperdagangkan melemah versus dollar AS, sekalipun data output sektor konstruksi Inggris hampir kembali bertumbuh pada bulan April, menurut survey hari Kamis (2/5/2013).

Performa terbaik dalam 6 bulan untuk sebuah sektor yang menjadi beban utama pertumbuhan ekonomi. Indeks PMI konstruksi oleh Markit/CIPS naik menjadi 49.4, sedikit di bawah level 50 yang memisahkan pertumbuhan dan kontraksi namun berada jauh di atas perkiraan sebesar 48.0.Sementara George Osborne kemarin  kamis (2/5/2013)  memperingatkan  bahwa pelarangan  yang dilakukan oleh pemberi pinjaman bisa menggagalkan ekonomi yang rapuh.

Kanselir mengatakan Komite Kebijakan Keuangan yang dibentuk untuk mengawasi sistem perbankan,  harus mempertimbangkan 'dampak dari tindakan terhadap pemulihan ekonomi jangka pendek'.

Dia menambahkan ada  ‘short-term trade-offs’ antara menangani risiko dalam sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih luas.


Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Gubernur Bank Sir Mervyn King, Osborne mengeritik  FPC (Financial Policy Committee ) yang  menahan modal lebih banyak, dan mengurangi jumlah peminjaman, demikian laporan yang dimuat media dailymail.co.uk.
Dalam pidato Akhir Kelompok Mile dari Queen Mary, University of London, Ben Broadbent menjelaskan mengapa sering terjadi  "kesalahan" dalam prakiraan ekonomi, Menurutnya bahwa para analis / ekonom harus sadar akan keterbatasannya , Menurut ben Broadbent , para analis sering mengeluarkan statemen dengan melihat kesalahan kesalahan yang dilakukan pemerintah

Tim Moore, ekonom senior pada Markit, mengatakan bahwa sektor konstruksi nampaknya terdorong oleh pengerjaan susulan setelah sempat tertunda oleh cuaca dingin pada awal tahun. Secara keseluruhan survey menunjukkan indikasi awal bahwa sektor konstruksi tidak lagi membebani GDP Inggris untuk kuartal kedua tahun 2013.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -