Popular Post

Posted by : Unknown Kamis, 30 Mei 2013

Aussie melemah versus Dollar AS,  setelah International Monetary Fund memangkas proyeksi tingkat pertumbuhan ekonomi untuk Cina.

Nilai tukar Dollar Australia  ini, sudah anjlok sebanyak 8% terhadap Dollar Amerika dari level tertingginya di bulan April lalu. Kinerja kurs domestik yang kurang bagus dapat menyurutkan rencana penurunan suku bunga dalam waktu dekat. Dua pekan lalu, Aussie masih kuat dia atas level paritas  sebelum akhirnya tergerus oleh rally dollar.

Kondisi bahkan diperburuk oleh indikasi penurunan ekonomi China dan merosotnya harga komoditi. RBA sendiri telah memangkas suku bunga sebanyak total 200 basis poin sejak akhir tahun 2011 guna memudahkan aktivitas pelaku bisnis dan konsumen.

Mengingat selama ini pihak eksportir terkendala oleh memburuknya daya saing produk di luar negeri, sementara sektor pertambangan juga sedang lesu. Atas dasar itulah, RBA bisa jadi tidak ingin melanjutkan pemangkasan bunga karena kurs Aussie berpeluang turun lebih rendah lagi.

Nilai tukar Aussie sudah melemah 5.6% sejak RBA memangkas bunga seperempat persen ke level rendah 2.75% pada 7 Mei. AUD/USD terpantau di kisaran 0.9569 pada hari Rabu ini dan pasca menembus level terendah di 0.9543.

Sentimen terhadap Dollar Australia berbalik bearish bulan ini sehingga beberapa pengamat memperkirakan depresiasi maksimal sampai 0.80 per Dollar. Pun demikian, kurs rendah itu masih lebih tinggi 22% dibandingkan empat tahun silam.

Sementara dari Amerika dilaporkan, Presiden Federal ReserveBank of Boston, Eric Rosengren mengatakan bahwa The Fed harus menekan dengan stimulus yang berada di rekornya untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, mengurangi tingkat pengangguran yang di level 7.5 % dan meningkatkan inflasi yang berjalan di bawah 2%, demikian seperti dilansir Monexnews.

Sementara pasar tenaga kerja yang telah membaik,”akomodasi yang signifikan masih tepat untuk saat ini,” ujar Rosengren pada hari ini dalam pidatonya di Minneapolis.
”Jika data ekonomi yang masuk tidak mencerminkan perbaikan yang konsisten dengan kedua faktor dari kebijakan kami, saya percaya The Fed seharusnya bersedia untuk meningkatkan pembelian asetnya,” katanya, mengacu pada tujuan bank sentral untuk mencapai harga yang stabil dan membaiknya pasar kerja.
Rosengren konsisten mendukung stimulus The Fed yang berada di rekor tertinggi saat ini. Dia tidak setuju pada pertemuan FOMC tahun 2007 karena dia lebih menyukai kebijakan akomodatif.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -