Popular Post

Posted by : Admin Senin, 10 Juni 2013

Awal sesi, terpantau AUD / USD diperdagangkan pada 0,9396, turun 1,00% pada saat penulisan.

Sementara diakhirpekan lalu, Aussie Dmembukukan penurunan secara  beruntun terhadap mata uang AS.

Hal ini terjadi efek dari data  China yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan impor, sehingga meredupkan akan prospek permintaan untuk komoditas.

Impor China, pasar ekspor terbesar Australia, kemungkinan hanya akan tumbuh 6,6% pada bulan Mei dari tahun sebelumnya. Sementara obligasi pemerintah Australia terus beranjak naik di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan kembali memangkas suku bunga guna menopang pertumbuhan ekonomi.

Andrew Salter,   Analis mata uang pada Australia dan New Zealand Banking Group Ltd. di Sydney  berpendapat,  'Kami masih tetap bearish terhadap mata uang Australia. Pertumbuhan China yang sangat lamban telah sedikit mengejutkan.'

Sementara data Employment Change dan Unemployment Rate yang akan dirilis  Kamis (16/6/2013) mendatang, akan mempengaruhi rally Aussie selanjutnya.

Sebagaimana diketahui, data tersebut  merupakan  indikator ekonomi yang paling penting, yang dapat mempengaruhi pergerakan Aussie terhadap beberapa mata uang, termasuk dollar AS (AUD/USD).

Sebelumnya rilis data dibulan mei sangat baik, dengan peningkatan sebesar 50.100. Hal ini Ini  melampaui perkiraan 11.500 untuk Employment Change

Sementara  tingkat pengangguran (Unemployment Rate)  berada pada posisi 5,5%, dan pasar mengantisipasi kenaikan sedikit menjadi 5,6% untuk rilis data kali ini.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -