Popular Post

Posted by : Unknown Senin, 17 Juni 2013

Dari Amerika Serikat dilaporkan (AS), The Fed berulangkali mengeluarkan statemennya bahwa, pemangkasan pembelian obligasi bulanan sebesar US$85 miliar tidak berarti menandakan akhir dari pelonggaran moneter, tetapi para investor bersikap seolah-olah tidak mempercayainya.

Imbal obligasi 10 tahun Treasury naik menjadi 2,15% dari 1,63% pada 2 Mei, atau hampir mencapai level tertinggi dalam 14 bulan. Pada saat bersamaan, para investor bertaruh The Fed akan mengurangi pembelian obligasi.

Meningkatnya imbal obligasi menghambat upaya Bernanke dalam menurunkan suku bunga pinjaman dan memerangi angka pengangguran yang mencapai 7,6%.

Mantan Kepala Seksi Divisi Hubungan Moneter The Fed Michael Gapen mengatakan, 'Bernanke harus meyakinkan pasar bahwa mengerucutkan pembelian obligasi bulanan tidak akan menjadi awal dari kebijakan pengetatan moneter yang agresif'

Sementara optimisme konsumen terhadap masa depan pertumbuhan ekonomi di AS meredup pada bulan Juni, hal ini terjadi akibat data data terbaru AS yang dipandang suram.

Data terbaru menunjukan, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir 6-tahun di 84,5 pada bulan lalu, indeks sentimen konsumen University of Michigan harus mengalami penurunan menjadi 82,7. Yang mana hal ini  mementahkan ekspektasi dari para ekonom.

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -