- Back to Home »
- news »
- Investor Tetap Berhati-Hati Dengan Statemen The Fed
Dari Amerika Serikat dilaporkan (AS), The Fed berulangkali mengeluarkan
statemennya bahwa, pemangkasan pembelian obligasi bulanan sebesar US$85
miliar tidak berarti menandakan akhir dari pelonggaran moneter, tetapi
para investor bersikap seolah-olah tidak mempercayainya.
Imbal
obligasi 10 tahun Treasury naik menjadi 2,15% dari 1,63% pada 2 Mei,
atau hampir mencapai level tertinggi dalam 14 bulan. Pada saat
bersamaan, para investor bertaruh The Fed akan mengurangi pembelian
obligasi.
Meningkatnya imbal obligasi menghambat upaya Bernanke
dalam menurunkan suku bunga pinjaman dan memerangi angka pengangguran
yang mencapai 7,6%.
Mantan Kepala Seksi Divisi Hubungan Moneter The Fed Michael Gapen mengatakan, 'Bernanke
harus meyakinkan pasar bahwa mengerucutkan pembelian obligasi bulanan
tidak akan menjadi awal dari kebijakan pengetatan moneter yang agresif'
Sementara optimisme
konsumen terhadap masa depan pertumbuhan ekonomi di AS meredup pada
bulan Juni, hal ini terjadi akibat data data terbaru AS yang dipandang
suram.
Data terbaru menunjukan, setelah sempat menyentuh level
tertinggi dalam hampir 6-tahun di 84,5 pada bulan lalu, indeks sentimen
konsumen University of Michigan harus mengalami penurunan menjadi 82,7. Yang mana hal ini mementahkan ekspektasi dari para ekonom.