Popular Post

Archive for Juni 2013

Uni Eropa Berusaha Yakinkan Perancis Jelang Pertemuan G-8 Pekan Depan

By : Unknown
Dari kawasan Zona Eropa dilaporkan, pemerinta Uni Eropa (UE) berusaha untuk meyakinkan pemimpin Perancis, bahwa sektor budaya dan audiovisual akan aman dalam mandat pembicaraan perdagangan bebas dengan Amerika Serikat Hal itu menyusul sikap keras Paris yang menolak rencana keterbukaan hubungan dagang.

Menteri Perdagangan Perancis, Nicole Bricq, seperti dilansir dari AFP, Jumat (14/6/2013) mengatakan, 'Perancis akan menolak mandat apapun yang tidak datang dengan perlindungan sektor budaya dan pengecualian yang jelas pada sektor audiovisual' .

Namun, pada saat yang bersamaan, pihak Perancis berada di bawah tekanan besar untuk menyetujui pedoman Komisi Eropa dalam negosiasi Uni Eropa-AS Transatlantic Trade and Investment Partnership (TTIP), sehingga pembicaraan secara resmi dapat diluncurkan pada pertemuan G-8 di pekan depan.

Washington dan Brussels berharap pedoman  TTIP ini  akan memberikan dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan, terutama di Eropa. Di mana krisis utang telah menyebabkan ekonomi terjebak dalam kelesuan.

Kesepakatan atas  perjanjian perdagangan bebas ini, meliputi perdagangan barang senilai 500 miliar euro (USD670 miliar), sektor layanan 280 miliar euro dan triliunan euro dalam arus investasi.

Perdagangan ini diyakini akan menambah pendapatan 119 miliar euro per tahun bagi perekonomian Uni Eropa, dan 95 miliar euro bagi Amerika Serikat.
Tag : ,

Investor Tetap Berhati-Hati Dengan Statemen The Fed

By : Unknown
Dari Amerika Serikat dilaporkan (AS), The Fed berulangkali mengeluarkan statemennya bahwa, pemangkasan pembelian obligasi bulanan sebesar US$85 miliar tidak berarti menandakan akhir dari pelonggaran moneter, tetapi para investor bersikap seolah-olah tidak mempercayainya.

Imbal obligasi 10 tahun Treasury naik menjadi 2,15% dari 1,63% pada 2 Mei, atau hampir mencapai level tertinggi dalam 14 bulan. Pada saat bersamaan, para investor bertaruh The Fed akan mengurangi pembelian obligasi.

Meningkatnya imbal obligasi menghambat upaya Bernanke dalam menurunkan suku bunga pinjaman dan memerangi angka pengangguran yang mencapai 7,6%.

Mantan Kepala Seksi Divisi Hubungan Moneter The Fed Michael Gapen mengatakan, 'Bernanke harus meyakinkan pasar bahwa mengerucutkan pembelian obligasi bulanan tidak akan menjadi awal dari kebijakan pengetatan moneter yang agresif'

Sementara optimisme konsumen terhadap masa depan pertumbuhan ekonomi di AS meredup pada bulan Juni, hal ini terjadi akibat data data terbaru AS yang dipandang suram.

Data terbaru menunjukan, setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam hampir 6-tahun di 84,5 pada bulan lalu, indeks sentimen konsumen University of Michigan harus mengalami penurunan menjadi 82,7. Yang mana hal ini  mementahkan ekspektasi dari para ekonom.
Tag : ,

Tingkat Penganguran Australia Pekan Ini Diperkirakan Naik. Aussie Masih Bisa Bearish

By : Admin
Awal sesi, terpantau AUD / USD diperdagangkan pada 0,9396, turun 1,00% pada saat penulisan.

Sementara diakhirpekan lalu, Aussie Dmembukukan penurunan secara  beruntun terhadap mata uang AS.

Hal ini terjadi efek dari data  China yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan impor, sehingga meredupkan akan prospek permintaan untuk komoditas.

Impor China, pasar ekspor terbesar Australia, kemungkinan hanya akan tumbuh 6,6% pada bulan Mei dari tahun sebelumnya. Sementara obligasi pemerintah Australia terus beranjak naik di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Australia (RBA) akan kembali memangkas suku bunga guna menopang pertumbuhan ekonomi.

Andrew Salter,   Analis mata uang pada Australia dan New Zealand Banking Group Ltd. di Sydney  berpendapat,  'Kami masih tetap bearish terhadap mata uang Australia. Pertumbuhan China yang sangat lamban telah sedikit mengejutkan.'

Sementara data Employment Change dan Unemployment Rate yang akan dirilis  Kamis (16/6/2013) mendatang, akan mempengaruhi rally Aussie selanjutnya.

Sebagaimana diketahui, data tersebut  merupakan  indikator ekonomi yang paling penting, yang dapat mempengaruhi pergerakan Aussie terhadap beberapa mata uang, termasuk dollar AS (AUD/USD).

Sebelumnya rilis data dibulan mei sangat baik, dengan peningkatan sebesar 50.100. Hal ini Ini  melampaui perkiraan 11.500 untuk Employment Change

Sementara  tingkat pengangguran (Unemployment Rate)  berada pada posisi 5,5%, dan pasar mengantisipasi kenaikan sedikit menjadi 5,6% untuk rilis data kali ini.
Tag : ,

Jelang Rilis Suku Bunga ECB, EUR/USD Bisa Menguat Terbatas

By : Unknown
Dari Italia dilaporkan, Departemen Perhubungan Italia umumkan bahwa, Penjualan mobil di Italia mengalami penurunan sebesar7,98 persen di bulan Mei 2013 menjadi 136.129 unit.

Sementara pada April 2013, penjualan mobil di Italia turun 10,83 persen, setelah penurunan sebesar 19,8 persen selama 2012.

Sebagaimana diketahui, negara tersebut masih berjuang dengan krisis ekonomi dan resesi berkelanjutan di pasar otomotif  mobil di kawasan tersebut. Demikian seperti dilaporkan Inautonews, Selasa (4/6/2013).

Berlanjutnya penurunan harga produsen di bulan Apri, ternyata ikut membebani pergerakan  Euro. Namun tampaknya, fokus utama investor tetap tertuju ke pertemuan kebijakan ECB yang akan dirilis pada  Kamis esok, serta konferensi pers Presiden ECB Mario Draghi yang akan memberikan penjelas atas suku bunga Bank Sentral Eropa.
 Memasuki sesi perdagangan eropa, Rabu (05/06/2013), Level kunci pasangan EUR/USD berada diarea 1,3030

Selama harga diperdagangkan  di atas area tersebut, pasangan EUR/USD berpotensi menguat dengan penguatan  menuju area 1,3135.

Waspadai jika harga diperdagangkan dibawah area 1,3030.
Tag : ,

- Copyright © Forex Rebate - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -